Dikala langit mulai memunculkan kegelapannya, Maka ombak dilautan pun turut terombang-ambing tak tentu arah.
Dikala bumi masih mampu memberikan tanaman kehidupan dengan air, Maka saat itu tumbuhan masih merasakansemua alur kehidupan.
Saat semua burung-burung bernyanyi diatas pohon. Maka disana sabda alam menggemakan CINTA dimana nyanyian-nyanyian itu berpadu dalam sebuah irama.
seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh, tapi mengapa masih ada halangan-halangan yang menyulitkan itu. Harusnya semua halangan itu menyingkir bahkan pergi sebelum hatiku gundah. Menyingkir pergi dan tak kembali. Hingga semuakembali menjadi perpaduan yang utuh dan begitu berwarna hingga taburan indah kehidupan ini mampu kurasakan…
Makassar, 21 Juli 2010
Febri’s
Posted by adhan on 24 Juli 2010 at 9:42 am
siapa mi itu cess